Margaluyu Aliran yang didirikan Abah Andadinata pada, awalnya bernama Marga Rahayu namun kemudian dirubah menjadi Margaluyu dan mulai dikenalkan pada pada khalayak pada tahun 1932, tetapi pada tahun 1922 aliran itu sudah diperkenalkan dalam lingkup yang terbatas.
Margaluyu justru berkembang pesat di wilayah Yogyakarta, dan banyak guru yang belajar dari aliran ini kemudian mendirikan perguruan dengan nama baru.Anandinata memiliki beberapa murid, diantaranya Dan Suwaryana, dosen ASRI yang juga wartawan di Yogyakarta. Dari Dan Suwaryana ini kemudian “pecah” (berkembang) lebih dari 17 perguruan tenaga dalam besar yang kini bermarkas di kota gudeg, Yogyakarta, diantaranya Prana Sakti yang dikembangkan Aspanuddin Panjaitan.Menurut berbagai pihak yang dapat dipercaya, perguruan-perguruan yang terinspirasi oleh Prana Sakti diantaranya :
Prana Sakti Indonesia
Prana Sakti Jayakarta
Prana Sari Padang
Satria Nusantara
Pendawa Padma
Radiasi Tenaga Dalam
Kalimasada
Bunga Islam
Al-Barokah
Indonesia Perkasa
Sinar Putih
Al-Barokah
Al-Ikhlas .dll.
Konon, keilmuan yang ada pada Margaluyu itu sendiri memiliki silsilah dari para Wali di tanah Jawa, yang apabila diruntut yaitu dari Syekh Datul Kahfi – Prabu Kian Santang / P.Cakrabuana (Setelah masuk Islam dikenal sebagai Sunan Rahmad Suci Godong Garut) kemudian ke : Sunan Gunung Jati dan dari beliau turun ke Anandinata. Hingga kini sejarah tenaga dalam masih misteri, siapa tokoh yang pertama kali menciptakannya. Para pinisepuh juga tidak memiliki referensi yang kuat berkaitan dengan sejarah perguruan dan pencetusnya.
Jumat, 16 September 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar